Tampilkan postingan dengan label Ginting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ginting. Tampilkan semua postingan

12 April 2012

Karo dan Sifat Merganya


Sebuah konteks dalam sifat setiap manusia tidak lepas dari aspek psikologis (kejiwaan) manusia itu sendiri.
Dengan kebesaran kuasaNya, Tuhan menciptakan manusia dengan keberagaman sifat. Tentu setiap manusia di muka bumi ini diciptakan dengan sisi baik dan buruknya.

Manusia Karo juga tidak terlepas dari keberagaman sifat (biak) itu. Sifat yang dimiliki setiap individu Karo tentu berbeda-beda. Tapi ada sifat dasar pembawaan dari merga yang dipakainya. Mungkin juga sifat ini didasarkan beberapa sebab seperti satu keturunan (terombo), satu kampung berikut kebiasaan dan tradisinya sampai letak geografis tempat tinggal.

Dibawah ini akan dijabarkan sedikit tentang sifat-sifat (Biak-biak) Silima Merga. Penulis meriset semua sifat-sifat ini dari wawancara dengan orang-orang tua, beberapa tulisan juga pengalaman pergaulan dari kehidupan sebagai orang Karo di tengah tatanan budaya Karo yang kental.
Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366

Karo-Karo
Merga Karo-karo rata-rata cerdas dalam berpikir dan bertindak. Ini terbukti dengan orang Karo yang meraih gelar sarjana pertama kali adalah Dr B. Sitepu dan Mr. Jaga Bukit. Profesor pertama dari Karo adalah Prof. A.T. Barus. Gubernur Sumatera Utara dari Karo pertama kali adalah Ulung Sitepu.
Sampai menteri dari Karo yang pernah diangkat adalah M.S. Kaban. Karo-karo biasanya berkemauan kuat dan berusaha keras meraih cita-citanya. Karena kemauan dan kerja kerasnya itu tidak sedikit Karo-karo berhasil meraih segala keinginannya.

Beru Karo terkenal berani dalam bertindak. Ketika ada yang tidak sesuai keinginan hatinya maka apapun bisa dikata-katainya. Cenderung bersifat mendominasi dalam rumah tangga. Tapi beru Karo terkenal kepintarannya sebagai penyeimbang rumah tangga.

Ginting
Merga Ginting lantang dalam berbicara. Kalau memang pendapatnya benar akan terus dipertahankannya.
Siapa yg tak kenal nama yang sudah didekasikan menjadi salah satu jalan terpanjang di negeri ini, Letjend Jamin Ginting. Termasuk mantan anggota MPR RI, (alm) Sutradara Ginting yang pintar dalam mengungkapkan pendapatnya. Tidak takut untuk memulai sesuatu yang baru. Mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat. Cenderung patuh pada istrinya.

Beru Ginting terkenal tidak malu tampil ke tengah. Kalau belum berbuat sesuatu rasanya belum ada kepuasan dalam dirinya. Keberaniannya terkadang tidak memikirkan resiko apa yang akan terjadi terhadap tindakannya.

Sembiring
Merga Sembiring rata-rata berjiwa diplomatis. Sedikit berbicara tapi dalam artinya. Terkadang pelan-pelan mengutarakan pendapatnya sehingga keinginan hatinya diterima semua orang. Siapa yang tidak kenal dengan keturunan Sibayak Sarinembah, Mayjend Raja Kami Sembiring dengan vokalnya yang menghebohkan gedung MPR RI Senayan beberapa tahun lalu. Kriminolog Adrianus Meliala juga termasuk salah satu contoh serta Tifatul Sembiring yang saat ini menjabat sebagai Menkoinfo. Cenderung malu dan takut mengutarakan cinta pada gadis yang dipujanya.Bahkan sekalipun ditanya apakah dia mencintai gadis itu dengan cepat akan ditampiknya dengan halus.

Beru Sembiring berjiwa penyabar. Walau banyak yang tidak menyenangi dirinya dengan sabar dia akan menerimanya. Cenderung sebagai penguasa rumah tangga. Sehingga rumah tangga berada dibawah kendalinya.

Tarigan
Merga Tarigan pintar berbicara.Di kedai kopi ataupun jambur semua obrolan akan didominasinya. Cepat berkelit dalam berkata-kata jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan maksudnya. Karena pintar berkata-kata rata-rata merga Tarigan berjiwa dagang. Mulia Tarigan salah satu contohnya, juga Mestika br Tarigan menjadi psikolog.

Beru Tarigan bersifat pasrah terhadap sesuatu yang didapatnya. Apa yang dikatakannya terkadang berbeda dengan isi hatinya.

Perangin-angin
Merga ini disebut dengan julukan Tambar Malem (selain Sebayang). Tambar Malem maksudnya disini adalah kepintaran dalam berkata-kata untuk menghibur orang. Jika ada orang mengalami masalah, Perangin-angin pintar memakai lidahnya untuk menghibur dan mencari solusi jalan keluarnya. Bersifat moderator dan mediator. Cenderung harus dibujuk-bujuk (tami-tami) dan cemburuan. Berani dalam bertindak dan mengungkapkan pendapatnya. Aktor kawakan Advent Bangun yang telah memakai lidahnya dalam berkotbah di mimbar gereja. Termasuk perjuangan Kiras Bangun alias Pa Garamata dalam mempertahankan kemerdekaan negeri ini.

Beru Perangin-angin berjiwa ingin tampil. Ada suatu kebanggaan jika dirinya diperhatikan orang. Bersifat menguasai keluarganya sendiri. Kepintarannya dalam mencari muka pada orang tuanya terkadang membuat perselisihan dengan turangnya sendiri.

   Sifat-sifat merga di atas tidak bisa menjadi tolak ukur bagi kita untuk menyimpulkan sifat seseorang dari merganya. Perkembangan jaman, kehidupan sosial dan perkawinan dengan berbagai suku sedikit demi sedikit mengikis sifat-sifat merga itu sendiri. Jadi sifat merga diatas hanyalah sebuah kesimpulan kecil dari sebuah penelitian yang setiap saat bisa disanggah dan diperdebatkan. Sekali lagi janganlah kesimpulan diatas menjadi acuan kita untuk menilai sifat merga dan juga sifat seseorang. Tapi jika kita menelusuri lebih dalam setiap orang Karo mempunyai sifat yang hampir sama. Mungkin dikarenakan alam, budaya dan seninya yang mengacu pada kehidupan sosial Karo itu sendiri.

Catatan kecil tentang sifat orang Karo

Orang Karo itu tidak terlalu rajin tetapi bukan pemalas. Berjiwa lemah lembut dan toleransi yang kuat.
Sifat gotong royong dan memusyawarahkan sesuatu secara “sangkep nggeluh” menjadi nilai yang dikedepankan dalam strukur sosial masyarakatnya.

Prinsip hidupnya adalah, ”Ertuah bayak sangap encari,” yang artinya berkembang biak murah rejeki, dan etos kerja yang digunakan “Mangkuk reh mangkuk mulih, Ola lolo cametendu”.

Filosofi hidup orang Karo itu, ”Pebelang juma maka mbelang man peranin, Jemur pagendu sangana las,” yang artinya perbanyak mata pencaharian supaya banyak hasilnya, gunakan kesempatan yang ada.

Ada juga falsafah yang mengatakan, “Keri gia pola isina, gelah mehuli penangketken kitangna,” biarpun habis air nira diminum, asal yang meminum itu menggantungkan tempatnya (kitang) itu dengan baik.

Kelemahan orang Karo pada umumnya mudah tersinggung dan sakit hati. Apabila rasa sakit hati dan ketersinggungan itu terlalu mendalam akan menimbulkan reaksi. Tetapi lebih banyak mengundurkan diri dalam percaturan. Tapi umumnya mempunyai sifat pendendam.

Orang Karo sangat sensitif tetapi menyimpan sifat ideal sebagai single fighter. Berani memulai sesuatu walau tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya. Mempunyai jiwa merantau (erlajang) dan dengan cepat bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ada istilah sendiri yang mengacu hal ini, “Kalau masuk ke kandang kambing, dia akan mengembik tapi tidak jadi kambing. Kalau masuk ke kandang harimau, dia akan mengaum tapi tidak jadi harimau.”

Sebuah sajak indah yang pernah ditulis Alm. Djaga Depari tentang Merga Silima

Silima Merga
De nen percibalna
tutus atena ras sumangatna
kini genggengenna ninta
cukup me tuhuna
meteh mehuli meteh mehangke
dahinna la murde
ertuding ras jore
beluh nge erjile-jile

Tapi lit dengang ia pandangen
simorahen ras sicianen
pergelut perbenceng permeja
nakan segarun terbuang dungna
iban si sitik selembar ngenca

De lakin robah
la kin jera
ngerasa kerina
silima merga


(Terjemahan)

Silima Merga
Kalau dilihat keadaannya
rajin serta besar semangatnya
tahan menderita kata kita
cukuplah memang
tahu baik tahu malu
pekerjaannya tidak jelek
beres dan teratur
tahu pula menghias diri

Tapi masih ada juga kekurangannya
iri hati dan dengki
mudah sakit hati dan putus asa
nasi sebakul terbuang jadinya
karena rambut sehelai saja
Kalau tidak berubah
tiada jera
merasalah semua
Silima Merga

Masing-masing kita sudah mengetahui sifat kita sebagai pribadi maupun sebagai seorang Karo. Tapi alangkah baiknya jika kita menelaah mana sifat yang mendukung hidup ke arah positip dan mana malah yang menghambat.Adalah suatu jiwa besar jika kita meninggalkan kebiasaan lama dan memulai sesuatu yang lebih baik. Dengan menggunakan sifat yang baik dari kita secara pribadi dan juga dengan sesama niscaya memberikan harapan perubahan baru dalam hidup kita.(Sumber: silima marga penulis joy bangun)
Salam budaya!

Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366

21 Maret 2012

MARGA DAN SUB MARGA SUKU KARO

Suku Karo yang mendiami daerah Dataran Tinggi Karo, Deli Serdang ,Binjai,Langkat,Dairi,Aceh Tenggara, dan Kota Medan . Suku Karo memiliki kebanggaan tersendiri ya itu Marga yang dimilikinya.Suku Karo memiliki Marga atau disebut Merga (MAHAL), Dengan marga tersebut suku Karo bisa tahu Rakut Sitelua, Tutur Siwaluh, Perkaden-kaden Sepuluh Dua. karna ini sangat penting untuk Suku Karo.

Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366

Marga dalam Suku Karo terdiri dari lima kelompok marga yang disebut “Merga silima” yang terdiri dari :

1. Karo-karo
2. Ginting 
3. Sembiring
4. Tarigan
5. Perangin-angin
Kelima Marga ini memilki Sub Marga, dan asal mula marga tersebut:

MARGA KARO - KARO
N0 SUB MARGA ASAL MULA                                    
1
Sinulingga
Lingga, Bintang Meriah, dan Gunung Merlawan.
2
Surbakti
Surbakti dan Gajah.
3
Kacaribu
Kutagerat dan Kerapat
4
Sinukaban
ernantin, Kabantua, Bintang Meriah, Buluh Naman, dan L. Lingga
5
Barus
Barus Jahe, Pitu Kuta.
6
Simbulan
Bulanjulu dan Bulanjahe.
7
Jung
Kutanangka, Kalang, Perbesi, dan Batukarang.
8
Purba
Kabanjahe, Berastagi, dan Lau Cih (Deli Hulu).
9
Ketaren
Ketaren Sibolangit, dan Pertampilen
10
Gurusinga   
Gurusinga dan Rajaberneh.
11
Kaban
Kaban dan Sumbul
12
Sinuhaji
Ajisiempat.
13
Sekali
Seberaya.
13
Kemit
Kuta Bale.
15
Bukit
Bukit dan Buluh Awar.
16
Sinuraya
Bunuraya, Singgamanik, dan Kandibata.
17
Samura
Samura
18
Sitepu
Naman dan Suka Nalu
Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366
MARGA GINTING
N0SUB MARGAASAL MULA
1
Munte
Kutabangun, Ajinembah, Kubu, Dokan, Tanggung, Munte, Rajatengah, dan Bulan Jahe.
2
Babo
Gurubenua, Munte, dan Kutagerat.
3
Sugihen
Sugihen Sugihen, Juhar, dan Kutagunung.
4
Gurupatih
Buluh Naman, Sarimunte, Naga, dan Lau Kapur.
5
Ajartambun
Rajamerahe.Pase, Kuta Bangun
6
Capah
Bukit dan Kalang.
7
Beras
Laupetundal.
8
Garamata
Raja Tonggal, Tongging
9
Jadibata
Juhar
10
Suka
Ajartambun di Rajamerahe
11
Manik
Tengging dan Lingga
12
Sinusinga
Singa.
13
Jawak
Cingkes,Berastepu
14
Seragih
Lingga Julu
15
Tumangge
Kidupen dan Kemkem
16
Pase
Cingkes
Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366
MARGA SEMBIRING
N0SUB MARGAASAL MULA
1
Berahmana
Kabanjahe, Perbesi, Dan Limang
2
Busuk
Kidupen, L.Perimbon,Serberaya, Perbesi, dan Bekancan
3
Depari
Seberaya, Perbesi, Dan Munte,Naman
4
Colia
Kubucolia Dan Seberaya
5
Keloko
Pergendangen
6
Kembaren
Samperaya Dan Hampir Di Seluruh Urung Liang Melas
7
Muham
Susuk Dan Perbesi
8
Meliala
Sarinembah, Munte ,Rajaberneh, Kidupen, Kabanjahe, Naman, Berastepu, Dan Biaknampe
9
Maha
Martelu, Pandan, Pasirtengah
10
Bunuaji
Sukatepu, Kutatonggal, Dan Beganding
11
Gurukinayan
Gurukinayan
12
Pandia
Seberaya, Payung, Dan Beganding
13
Keling
Juhar Dan Rajatengah
14
Pelawi
Ajijahe, Perbaji, Kandibata, Dan Hamparan Perak (Deli)
15
Pandebayang
Buluh Naman Dan Gurusinga
16
Sinukapur
Pertumbuken
17
Sinulaki
Silalahi,Suka, Belinun
18
Sinupayung
Juma Raja Dan Negeri
19
Tekang
Kaban

Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366
                    MARGA TARIGAN
N0SUB MARGAASAL MULA
1
Sibero
Juhar, Kutaraja, Keriahen, Munte, T. Beringin, Selakar, dan Lingga
2
Tambak
Kebayaken dan Sukanalu
3
Silangit
Kebayaken dan Sukanalu
4
Tua
Pergendangen
5
Tegur
Suka.
6
Gersang
Nagasaribu dan Berastepu.
7
Gerneng
Cingkes (Simalungun).
8
Gana-gana
Batukarang.
9
Jampang
Pergendangen.
10
Tambun
Rakutbesi, Binangara, Sinaman dll.
11
Bondong
Lingga.
12
Pekan
(Cabang dari Tambak) di Sukanalu
13
Purba
Purba (Simalungun)
14Tendang ?
Youtube: https://youtube.com/@Lagu_Karo_366
MARGA PERANGIN - ANGIN
N0SUB MARGAASAL MULA
1
Namohaji
Kutabuluh
2
Sukatendel
Sukatendel
3
Mano
Pergendangen
4
Sebayang
Perbesi, Kuala, gunung dan Kuta Gerat
5
Pencawan
Perbesi
6
Sinurat
Kerenda
7
Perbesi
Seberaya
8
Ulunjandi
Juhar
9
Penggarus
Susuk
10
Pinem
Serintono (Sidikalang)
11
Uwir
Singgamanik
12
Laksa
Juhar
13
Singarimbun
Mardinding , Kutambaru dan Temburun
13
Keliat
Mardinding
15
Kacinambun
Kacinambun
16
Bangun
Batukarang
17
Tanjung
Penampen dan Berastepu
18
Benjeran
Batukarang
19LimbengKuta Jurung, Biru-Biru, Deli Serdang